Kau imgin tahu persisnya makna penyasalan , dan rahasia batin di balik permohonanku untuk di ampuni. maka inilah , dalam istilah sederhana dan persis , apa yang dulu dan sekarang ada di balik pemyesalanku , dan di balik makna dan misteri dan hal - hal psikis .Aku tidak menyesal karena telah menulis surat yang kau sebut "puisi lirik"-ku , juga aku tidak pernah menyesali penilaianku itu .
apa kau benar - benar mengira kau , sebagai orang yang paling berpikir tinggi - bahwa "sarkasme halus" bisa tumbuh dalam ladang yang di sebari benih oleh rasa sakit , di tanami oleh kesepian , dan di panen oleh rasa haus dan rasa lapar ? apa kau mengira "guruan falsafi" bisa menemani cinta akan kebenaran dan hasrat kepada yang terpisah dan absolut ?
Tidak , sudah jelas kau lepas dari perasaan ragu dan curiga semacam itu ; karena keraguan adalah tanah subur untuk yang takut dan berpikir negatif .
sementara kecurigaan menghantui mereka yang tigak percaya kepada diri sendiri .
NB ;
setelah menutup surat ini aku membuka jendela
dan ternyata desa ini terselubumg warna putih
dan hujan turun .
suatu pemandangan yang mengagumkan dan mengilhami ,
amat sangat murni dan tidak ternoda ,
membawa pikiranku kembali kerumah
ke hari - hari bersama keluarga
aku mencintai hujan kabut
persis aku mencintai badai - aku keluar ,
sekarang juga aku akan keluar
berjalan memasuki badai putih itu .
tapi aku tidak akan berjalan sendirian .
dan ternyata desa ini terselubumg warna putih
dan hujan turun .
suatu pemandangan yang mengagumkan dan mengilhami ,
amat sangat murni dan tidak ternoda ,
membawa pikiranku kembali kerumah
ke hari - hari bersama keluarga
aku mencintai hujan kabut
persis aku mencintai badai - aku keluar ,
sekarang juga aku akan keluar
berjalan memasuki badai putih itu .
tapi aku tidak akan berjalan sendirian .
kenangan masalalu :)
BalasHapus